Curriculum Vitae (CV) adalah dokumen penting yang harus kamu siapkan dengan maksimal sebelum melamar kerja. Tapi, bagaimana sih cara membuat CV lamaran kerja yang baik dan benar? Yuk, simak panduannya berikut inI!
Baca juga: Apa Itu Personal Branding? Ini Pengertian dan Cara Membangunnya!
Cara Membuat CV Lamaran Kerja
Membuat CV yang menarik adalah langkah penting dalam pencarian kerja, karena ini adalah kesan pertama yang kamu berikan kepada perekrut. Mulai dari memilih format yang tepat hingga menggunakan nama file yang profesional, simak penjelasan lengkapnya berikut ini:
Baca juga: 10 Cara Membuat Profil LinkedIn yang Menarik dan Profesional
1. Pilih Format CV yang Pas
Cara membuat CV lamaran kerja yang baik dan benar pertama adalah dengan memilih format yang pas. Setiap orang bisa pilih format CV sesuai gaya mereka, tapi ada beberapa format umum yang sering dipakai:
- Format Kronologi Terbalik: Di format ini, kamu tulis pengalaman atau pendidikan dari yang terbaru dulu, baru yang lama di belakang.
- Format Fungsional: Fokus utama di sini adalah kemampuan dan kualifikasi kamu, jadi pengalaman kerja nggak perlu diutamakan.
- Format Kombinasi: Gabungan dari keduanya. Pengalaman kerja dan skill kamu ditampilkan seimbang.
Format ini bisa kamu pakai buat bikin CV yang “ATS friendly” juga. Sekarang banyak perekrut pakai Applicant Tracking System (ATS) yang otomatis menyaring CV. Jadi, yuk bikin CV yang siap tembus ATS biar peluangmu makin besar!
2. Buat CV Singkat, Padat dan Jelas
CV yang efektif adalah yang singkat dan jelas, jadi hindari membuatnya bertele-tele. Usahakan CV kamu tidak lebih dari dua halaman dan pastikan semua data pribadi disampaikan dengan ringkas di setiap kolom. Kalau kamu ingin menambahkan deskripsi diri, fokus pada kelebihanmu tanpa harus terlalu panjang.
Gunakan bullet points sebanyak mungkin supaya rekruter bisa lebih mudah memahami isi CV kamu. Simple, to the point, dan tetap menonjolkan yang terbaik dari dirimu.
3. Cantumkan Pengalaman yang Relevan
Cara membuat CV lamaran kerja yang baik selanjutnya adalah dengan memilih pengalaman yang paling nyambung dengan posisi yang kamu incar. Fokus pada pengalaman yang bisa menunjukkan kemampuanmu di bidang tersebut.
Misalnya, kamu mau melamar jadi social media specialist, dan sebelumnya pernah menghandle akun Instagram milik perusahaan A. Itu pengalaman berharga yang bisa bikin CV kamu lebih menarik di mata rekruter.
Kalau kamu fresh graduate dan belum punya banyak pengalaman, nggak masalah! Kamu bisa menonjolkan hard skill dan soft skill yang kamu kuasai selama kuliah.
Baca juga: 15 Alasan Pindah Kerja yang Baik dan Ampuh Untuk Wawancara!
4. Tambahkan Hard Skill dan Soft Skill
Hard skill dan soft skill penting untuk menunjukkan kemampuan yang kamu miliki. Hard skill adalah keahlian teknis yang biasanya kamu peroleh dari kursus, pelatihan, atau seminar. Ini akan sangat membantu untuk posisi yang kamu incar.
Keahlian teknis ini juga jadi nilai tambah jika kamu sudah pernah menerapkannya di pekerjaan sebelumnya. Sementara itu, soft skill lebih menekankan kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dengan orang lain, yang juga tidak kalah penting dalam dunia kerja.
5. Sertakan Pelatihan atau Sertifikasi (jika ada)
Kalau kamu punya pelatihan, kursus, atau sertifikasi, pastikan untuk mencantumkannya di CV. Ini bisa bikin CV kamu lebih menarik, karena skill tambahan akan jadi nilai plus.
Apalagi kalau pelatihan yang kamu ikuti spesifik dan jarang dimiliki orang lain, ini bisa banget bikin kamu lebih menonjol di mata HRD atau perekrut.
6. Gunakan Kata-kata yang Kuat dan Berpengaruh
Kunci untuk membuat CV yang menarik adalah dengan memperhatikan pemilihan kata-kata. Pastikan kamu menggunakan kata yang memiliki kekuatan atau “poweruntuk bisa memengaruhi penilaian dari recruiter.
Apa sih yang dimaksud dengan kata-kata yang kuat? Sederhananya, daripada menggunakan kata “pekerja keras”, coba ganti dengan kata “kreatif”. Kata “pekerja keras” sudah terlalu sering dipakai dan bisa membuat HRD bosan.
Bayangkan jika kamu menggunakan kata seperti “kreatif”, HRD akan langsung menganggapmu sebagai orang yang penuh ide dan bisa membantu mengembangkan perusahaan. Jadi, jangan lupa pilih kata-kata yang tepat untuk CV-mu, ya!
7. Periksa Tata Bahasa
Apakah CV kamu ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris? Apa pun bahasanya, pastikan CV-mu bebas dari typo dan kesalahan tata bahasa. Baca ulang CV secara perlahan untuk meminimalkan kesalahan, atau gunakan bantuan artificial intelligence untuk memastikan semuanya sudah benar.
8. Cantumkan Kontak yang Aktif
Cara membuat CV lamaran kerja yang baik dan benar namun sering dilewatkan oleh para pencari kerja adalah mencantumkan kontak yang aktif. Jangan sampai lu memasukkan nomor handphone atau email yang jarang dipakai, apalagi tidak aktif.
Kontak ini sangat krusial karena jadi jalan buat rekruter menghubungi lu kalau lolos ke tahap berikutnya. Jadi, pastikan nomor handphone dan email yang lu taruh di CV selalu aktif dan siap dihubungi.
Baca juga: 10 Cara Negosiasi Gaji Paling Ampuh, Harus Kamu Coba!
9. Gunakan Keyword yang Tepat
Pastikan CV kamu berisi kata kunci yang sesuai dengan posisi yang dilamar. Misalnya, kalau kamu melamar sebagai SEO Specialist, sertakan keyword seperti SEO, SEM, Content Writer, atau yang relevan. Keyword ini bisa membantu CV kamu lebih mudah terdeteksi oleh sistem atau perekrut.
10. Gunakan Nama File yang Profesional
Jangan anggap sepele penamaan file CV kamu. Buat nama yang profesional dan jelas, seperti “CV-Heri Anton” atau sejenisnya, supaya identitasmu langsung terlihat. Pastikan simpan dalam format PDF, kecuali perusahaan minta format lain. Format PDF lebih aman dan mudah dibuka di semua perangkat, jadi risiko error bisa dikurangi.
Sudah Tahu Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Baik dan Benar?
Nah, itu dia panduan lengkap mengenai cara membuat CV lamaran kerja yang baik dan benar agar bisa dilirik oleh HRD. Jadi, sekarang kamu sudah siap membuat CV, kan?
Selain itu, baca juga tulisan seputar keuangan lainnya dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti di blog cerdascuan.com sekarang juga!








