Dari ratusan ribu orang yang masuk ke kategori kaya di Indonesia, hanya segelintir orang yang berhasil menjadi pemuncak. Kalau Kawan Cerdas penasaran siapa saja orang terkaya di Indonesia 2024, berikut ini adalah daftar lengkapnya!

Baca juga: Daftar Harta Kekayaan Pasangan Capres-Cawapres RI 2024: Sampe 2T!

Daftar Orang Terkaya di Indonesia 2024

Orang terkaya di Indonesia tersebar dalam berbagai industri mulai dari tambang, ritel, hingga kongolomerasi. Berdasarkan data dari Forbes, mereka yang berada di urutan paling atas berhasil memiliki total kekayaan hingga Rp661,8 triliun. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya!

1. Prajogo Pangestu

Prajogo Pangestu adalah salah satu pengusaha paling sukses di Indonesia yang lahir pada 13 Mei 1944. Ia terkenal sebagai pendiri Barito Pacific Group, sebuah konglomerat yang memiliki fokus bisnis di sektor kehutanan, perkebunan, dan minyak.

Kisah sukses Prajogo Pangestu dimulai pada akhir tahun 1970-an, ketika ia memutuskan untuk terlibat dalam bisnis perkayuan. Perusahaan yang ia dirikan, Barito Pacific Timber, menjadi bagian dari perjalanan suksesnya. Puncak kesuksesan datang pada tahun 1993, ketika perusahaan go public, dan kemudian mengalami perubahan nama menjadi Barito Pacific pada tahun 2007.

Namun, perjalanan menuju sukses tidaklah mudah bagi Prajogo. Ia berasal dari keluarga sederhana dan merupakan putra seorang pedagang karet. Kendati lahir dalam kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan dan hanya menamatkan pendidikan menengah pertama, Prajogo tidak menyerah pada keadaan. Ia memutuskan untuk merantau ke Jakarta yang kemudian berhasil mengubah nasibnya.

Dengan tekad dan kerja kerasnya, Prajogo Pangestu berhasil mencapai posisi sebagai orang terkaya di Indonesia. Prestasinya tidak hanya terhenti di tingkat nasional, tetapi ia juga memperoleh peringkat ke-24 dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes. Kekayaan bersihnya kini mencapai US$42,1 miliar atau sekitar Rp661,8 triliun

2. Low Tuck Kwong

Low Tuck Kwong adalah seorang tokoh pengusaha di Indonesia yang menancapkan namanya dalam dunia pertambangan batu bara sebagai pendiri PT Bayan Resources Tbk.

Lahir di Singapura pada tahun 1950, perjalanan hidup Low Tuck Kwong dipenuhi dengan kisah inspiratif. Keputusannya untuk pindah ke Indonesia pada tahun 1972 mencerminkan tekadnya untuk mengejar ambisinya di tanah yang baru.

Transformasi hidupnya tidak hanya terjadi dalam ranah profesional, tetapi juga dalam ranah kewarganegaraan. Pada tahun 1992, Low Tuck Kwong mengambil langkah berani dengan memilih menjadi warga negara Indonesia.

Baca juga:  7 Investasi Modal Kecil Untuk Pemula: Tetap Bisa Cuan Besar!

Pada awal tahun 2024, Low Tuck Kwong meraih prestasi luar biasa dengan menduduki peringkat kedua dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Meskipun berada di bawah Prajogo Pangestu, Low Tuck Kwong menunjukkan keberhasilannya dengan kekayaan mencapai US$27,4 miliar atau sekitar Rp430,4 triliun.

3. R. Budi Hartono

Dilahirkan pada 28 April 1941, Robert Budi Hartono tidak hanya menyandang gelar sebagai salah satu pengusaha Indonesia ternama, tetapi juga menduduki peringkat ketiga dalam daftar orang terkaya di tanah air. Ia adalah anak kedua dari pendiri perusahaan Djarum, Oei Wie Gwan, yang sebelumnya dikenal dengan nama asli Oei Hwie Tjhong.

Prestasinya tidak terbatas pada kepemimpinan Grup Djarum, namun juga sebagai pemilik PT Bank Central Asia Tbk. (Bank BCA). Capaian kekayaannya pada Januari 2024 berhasil mencapai US$25,8 miliar atau sekitar Rp405,7 triliun.

Perjalanan bisnisnya bersama kakaknya, Michael Bambang Hartono, dimulai setelah mereka mewarisi Djarum ketika ayah mereka tutup usia pada tahun 1963. Robert Budi Hartono tidak hanya menjaga keberlanjutan bisnis rokok Djarum, tetapi juga berhasil mengembangkan sayap perusahaan ke sejumlah sektor strategis seperti perbankan, properti, agrobisnis, elektronik, dan multimedia

4. Michael Bambang Hartono

Setali tiga uang dengan Robert, Michael Hartono juga masuk ke deretan orang terkaya di Indonesia tahun 2024. Sejak merintis hingga sekarang, ia kompak untuk berkolaborasi dengan saudaranya dalam membangun bisnis. Lahir pada 2 Oktober 1939, Michael berhasil meraih kekayaan hingga US$24,7 miliar atau sekitar Rp388,3  triliun pada awal tahun 2024.

5. Sri Prakash Lohia

Lahir pada 11 Agustus 1952, Sri Prakash Lohia adalah pengusaha dan miliarder Indonesia yang mencuat lewat perannya sebagai pendiri dan ketua Indorama Corporation, perusahaan terkemuka dalam bidang petrokimia dan tekstil.

Baca juga: 10 Reksadana Saham Terbaik 2024: Diupdate Setiap Bulan!

Meski berakar dari India, Lohia telah menjalani sebagian besar karirnya di Indonesia sejak tahun 1974. Prestasinya yang mengesankan membuatnya meraih peringkat kelima orang terkaya di Indonesia versi Forbes pada tahun 2024 dengan kekayaan mencapai US$8.2 miliar atau sekitar Rp128,9 triliun.

Namun, ketenarannya tidak hanya terletak pada kesuksesan bisnisnya. Sri Prakash Lohia juga dikenal sebagai advokat pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Keputusannya mendirikan Polytechnic Engineering School Indorama sebagai wujud kontribusinya terhadap pendidikan, menunjukkan komitmennya terhadap pembelajaran berkualitas dan pengembangan generasi muda.

Baca juga:  Franchise Rocket Chicken: Harga dan Cara Mendaftar!

6. Chairul Tanjung

Chairul Tanjung adalah seorang pengusaha Indonesia kelahiran 18 Juni 1962 yang pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada rentang waktu 19 Mei 2014 hingga 20 Oktober 2014. Saat ini kekayaannya mencapai US$5.5 miliar atau sekitar Rp86,5 triliun.

Chairul Tanjung lahir di Jakarta dari lingkungan keluarga sederhana. Ayahnya, A.G. Tanjung merupakan seorang wartawan yang menerbitkan surat kabar kecil, memiliki keturunan Batak dari Sibolga. Sementara ibunya, Halimah, berasal dari keturunan Sunda di Cibadak, Sukabumi.

Pada 1 Desember 2011, Chairul Tanjung melakukan perubahan signifikan dengan meresmikan transformasi Para Group menjadi CT Corp. CT Corp sendiri terdiri dari tiga subholding utama: Mega Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources. Dengan cakupan yang luas, perusahaan-perusahaan ini mencakup layanan finansial, media, ritel, gaya hidup, hiburan, dan sumber daya alam.

7. Dewi Kam

Dewi Kam mendapatkan sebagian besar kekayaannya dari saham minoritas di perusahaan pertambangan batu bara Bayan Resources di Indonesia. Saham Bayan Resources meningkat tiga kali lipat pada tahun 2022 di tengah krisis energi global dan terus meningkat pada tahun 2023.

Pada awal 2024, kekayaan Dewi Kam diperkirakan mencapai US$ 4,5 miliar atau sekitar Rp70,7 triliun. Ia merupakan pengusaha wanita kelahiran 1953 yang juga diketahui memiliki pengaruh dalam pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik. Namun, sayangnya tidak ada banyak informasi jelas mengenai profil dari Dewi Kam.

8. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

Lim Hariyanto Wijaya Sarwono adalah pemilik dari Harita Group yang memperoleh kekayaannya melalui bisnis pertambangan. Grup Harita mengelola perusahaan pertambangan bauksit terkemuka, di antaranya Cita Mineral Investindo yang terdaftar.

Selain itu, Lim juga memiliki perusahaan smelter yang sukses, yaitu Trimegah Bangun Persada, yang berhasil mengumpulkan US$650 juta melalui penawaran umum perdana (IPO) di awal tahun 2023.

Baca juga: Piramida Keuangan: Pengertian dan Urutan Lengkapnya!

Keluarga Lim juga memiliki saham mayoritas di Bumitama Agri, produsen minyak sawit yang terdaftar di Bursa Efek Singapura, walaupun kebun-kebun keluarganya berlokasi di Indonesia. Saat ini, putra Lim, Lim Gunawan Hariyanto, menduduki posisi sebagai CEO Harita Group dengan kekayaan mencapai US$4,4 miliar atau sekitar Rp69,1 triliun.

Baca juga:  Staking Crypto: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya

9. Tahir & family

Tahir adalah nama pengusaha ternama tanah air yang merupakan pencetus grup Mayapada, sebuah konglomerat yang mengoperasikan berbagai bidang, mulai dari perbankan, layanan kesehatan, hingga real estate.

Keluarganya memiliki saham di Bank Mayapada yang terdaftar, serta Maha Properti Indonesia. Tidak hanya itu, Tahir juga memiliki kepemilikan properti di Singapura melalui MYP, sebuah perusahaan properti terdaftar.

Lebih menariknya, istrinya, Rosy, merupakan putri dari taipan Indonesia, Mochtiar Riady. Dengan kombinasi investasi di sektor perbankan, real estate, dan kesehatan, serta koneksinya melalui ikatan keluarga dengan Mochtiar Riady, Tahir kini memiliki total kekayaan mencapai US$4,2 miliar atau sekitar Rp66 triliun.

10. Djoko Susanto

Djoko Susanto adalah penggagas Alfamart yang kini merajai lebih dari 20.000 gerai di seluruh Indonesia dan lebih dari 1.400 gerai di Filipina. Sebagai anak keenam dari 10 bersaudara, perjalanan kariernya dimulai di dalam pasar tradisional Jakarta, di mana ia mengelola warung makan sederhana milik orang tuanya sejak berusia 17 tahun.

Langkah besar diambilnya ketika bermitra dengan taipan rokok kretek, Putera Sampoerna, untuk membuka kios serupa dan merintis jaringan supermarket diskon. Momentum krusial terjadi ketika Putera Sampoerna menjual bisnis rokoknya kepada Philip Morris pada tahun 2005.

Djoko Susanto tidak melepaskan peluang tersebut dan membeli bisnis ritel tersebut, menjadikannya fondasi utama pengembangan Alfamart. Pada Juni 2022, ia masuk segmen layanan keuangan syariah melalui akuisisi saham senilai $30 juta di Bank Aladin Syariah.

Lewat semua perjalanan bisnis tersebut, kini Djoko Susanto berhasil nagkring dalam deretan orang terkaya di Indonesia ke sepuluh dengan total harta mencapai US$4 miliar atau sekitar Rp62,8 triliun.

Siapa Orang Terkaya di Indonesia 2024 yang Jadi Favoritmu?

Itu dia deretan orang terkaya di Indonesia 2024 versi Forbes dengan detail harta dan bisnisnya. Jadi, mulai dari Prajogo Pangestu, Low Tuck Kwong, R. Budi Hartono, hingga Djoko Susanto mana yang jadi favoritmu?

Selain itu, baca juga tulisan seputar keuangan lainnya dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti di blog cerdascuan.com sekarang juga!