Biaya peluang adalah istilah ekonomi yang banyak digunakan pada saat berbisnis. Terkadang, konsep ini juga bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Nah, untuk memahaminya lebih lanjut, yuk, simak penjelasan berikut ini:
Baca juga: Apa Itu Soft Saving? Tren Menabung Ala Gen Z yang Lagi Viral
Biaya Peluang
Biaya peluang adalah biaya yang muncul saat kita harus memilih satu hal dan mengorbankan hal lain. Ini adalah nilai dari sesuatu yang kita korbankan untuk mendapatkan sesuatu yang lain.
Dalam ekonomi, biaya ini membantu kita mengukur efisiensi penggunaan sumber daya. Sebelum mengambil keputusan, penting untuk mempertimbangkan biaya ini.
Manfaat Mengetahui Biaya Peluang
Setelah memahami apa itu biaya peluang, kamu juga perlu memahami apa manfaat dari mengetahui biaya ini. Berikut adalah penjelasannya:
Baca juga: Frugal Living: Pengertian, Manfaat, dan Cara Melakukannya!
1. Memahami Pengorbanan
Mengetahui biaya peluang membantu kamu dalam mengambil keputusan dengan lebih baik. Kamu akan memahami pentingnya mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu yang lebih bernilai, serta dapat menentukan apa yang harus disingkirkan dan apa yang harus diprioritaskan dalam hal ekonomi.
2. Belajar Bijaksana dalam Menerima Risiko
Memahami biaya peluang membuat kamu lebih bijak dalam menerima risiko dan mampu melakukan pencegahan dengan baik. Setiap keputusan memiliki konsekuensi baik dan buruk, dan dengan memahami konsep ini, kamu bisa mengelola risiko tersebut dengan lebih efektif.
3. Membentuk Pikiran Positif
Mengambil keputusan, terutama yang terlihat buruk, bisa membantu membentuk pikiran yang lebih positif. Kamu akan lebih bijak dalam menerima biaya peluang, terutama saat menghadapi pilihan yang salah atau kurang menguntungkan.
4. Memanfaatkan Peluang dengan Baik
Dengan memahami biaya peluang, kamu bisa memaksimalkan keputusan yang diambil. Kamu bisa membaca dan mempertimbangkan kemungkinan baik dan buruk dari setiap keputusan, sehingga bisa memanfaatkan peluang yang ada dengan lebih baik.
Contoh Biaya Peluang
Untuk bisa lebih memahami apa itu biaya peluang, terdapat beberapa contoh yang bisa kamu perhatikan berikut ini:
1. Memilih Pendidikan daripada Kerja
Jika seseorang memutuskan untuk melanjutkan kuliah daripada langsung bekerja setelah lulus SMA, biaya peluangnya adalah penghasilan yang mungkin didapatkan jika mereka bekerja selama periode tersebut.
2. Investasi dalam Saham daripada Menabung di Bank
Jika kamu memutuskan untuk menginvestasikan uangmu di saham daripada menabung di bank, biaya peluangnya adalah bunga yang mungkin kamu dapatkan dari tabungan di bank, dibandingkan dengan potensi keuntungan dari saham.
3. Menjalankan Bisnis Sendiri daripada Bekerja di Perusahaan
Jika seseorang memilih untuk menjalankan bisnis sendiri daripada bekerja di perusahaan dengan gaji tetap, biaya peluangnya adalah gaji yang stabil dan manfaat lainnya yang mungkin didapatkan dari bekerja di perusahaan.
4. Liburan daripada Bekerja Lembur
Jika kamu memilih untuk pergi berlibur daripada bekerja lembur, biaya peluangnya adalah penghasilan tambahan yang mungkin kamu dapatkan dari jam kerja lembur tersebut.
5. Membeli Mobil daripada Berinvestasi di Properti
Jika kamu memutuskan untuk membeli mobil baru daripada berinvestasi di properti, biaya peluangnya adalah potensi kenaikan nilai properti yang bisa kamu dapatkan jika memilih berinvestasi di properti.
Rumus dan Cara Menghitung
Rumus biaya peluang (opportunity cost) adalah:
Biaya peluang= FO−CO
Dimana:
- FO (Forgone Opportunity): Nilai peluang yang tidak dipilih
- CO (Chosen Opportunity): Nilai peluang yang dipilih
Dengan kata lain, biaya peluang adalah selisih antara manfaat yang diperoleh dari pilihan yang dikorbankan dengan manfaat yang diperoleh dari pilihan yang dipilih.
Contoh Penghitungan
Misalnya, seorang pelajar memiliki dua pilihan: kuliah di jurusan A atau jurusan B. Jika pelajar tersebut memilih kuliah di jurusan A, ia harus mengorbankan kesempatan untuk kuliah di jurusan B. Biaya peluang dalam hal ini adalah manfaat yang akan diperoleh jika pelajar tersebut kuliah di jurusan B.
Baca juga: 7 Cara Menghitung Harga Wajar Saham: Rumus dan Contohnya!
- Manfaat dari Jurusan A: Prospek kerja yang lebih baik di bidang tertentu.
- Manfaat dari Jurusan B: Prospek kerja yang lebih baik di bidang lain.
Jika manfaat dari kuliah di jurusan B (FO) lebih besar daripada manfaat dari kuliah di jurusan A (CO), maka biaya peluangnya adalah positif. Ini berarti pelajar tersebut kehilangan kesempatan untuk memperoleh manfaat yang lebih besar.
Sebaliknya, jika manfaat dari kuliah di jurusan A (CO) lebih besar daripada manfaat dari kuliah di jurusan B (FO), biaya peluangnya adalah negatif. Ini berarti pelajar tersebut tidak kehilangan kesempatan untuk memperoleh manfaat yang lebih besar.
Sudah Paham Apa Itu Biaya Peluang?
Nah, itu dia penjelasan lengkap terkait biaya peluang mulai dari pengertian, manfaat, hingga rumus dan cara menghitungnya. Jadi, setelah memahami hal tersebut, kamu sudah paham bahwa terkadang kita harus mengorbankan sesuatu untuk sesuatu yang lain, kan?
Selain itu, baca juga tulisan seputar keuangan lainnya dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti di blog cerdascuan.com sekarang juga!








