Dividen saham adalah salah satu cara mendapatkan keuntungan dari investasi saham selain dengan memanfaatkan kenaikan harga. Oleh karena itu, penting untuk memahami istilah ini secara lebih lanjut. Yuk, simak penjelasan lengkap soal apa itu dividen saham berikut ini!

Baca juga: 12 Aplikasi Saham Terbaik OJK: Aman dan Cocok Untuk Pemula!

Apa Itu Dividen Saham?

Dividen saham adalah bagian dari keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Ini adalah keuntungan tambahan selain dari kenaikan harga saham. Dividen diambil dari laba perusahaan, ditentukan oleh direksi, dan disetujui di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Ada dua jenis dividen: Dividen Interim, yang dibagikan sementara sebelum laba tahunan ditetapkan, dan Dividen Final, yang dibagikan setelah laba tahunan ditetapkan di RUPS. Selain itu, kamu juga perlu memahami beberapa istilah penting terkait dividen seperti berikut ini:

  • Cum Date: Hari terakhir kita bisa beli saham dan tetap dapat dividen.
  • Ex Date: Hari di mana kalau kita beli saham, kita udah gak dapat dividen.
  • Recording Date: Hari pencatatan siapa aja yang dapat dividen.
  • Payment Date: Hari dividen dibayar ke kita.

Dengan memahami konsep ini, kamu bisa lebih bijak dalam berinvestasi saham, memanfaatkan keuntungan tidak hanya dari kenaikan harga saham, tetapi juga dari pembagian dividen.

Baca juga: 7 Cara Menghitung Harga Wajar Saham: Rumus dan Contohnya!

Cara Menghitung Dividen Saham

Setelah memahami apa itu saham, penting juga untuk mengetahui bagaimana cara dividen dihitung. Berikut ini adalah penjelasannya:

Misalnya, PT XYZ Tbk memiliki laba bersih sebesar Rp 10 miliar dan perusahaan tersebut memutuskan untuk membagikan seluruh laba ini sebagai dividen. PT XYZ Tbk memiliki 50 juta lembar saham yang beredar.

Baca juga:  10 Cara Hidup Hemat Tanpa Mengorbankan Lifestyle, Wajib Coba!

Untuk menghitung dividen per saham (DPS), kita perlu membagi total laba yang akan dibagikan dengan jumlah saham yang beredar. Rumusnya adalah:

Baca juga: 1 Lot Saham Berapa Lembar? Ini Arti, Contoh, dan Tujuannya

DPS = Total Laba yang Dibagikan/Jumlah Saham Beredar

Dengan contoh ini:

DPS = Rp10.000.000.000/ Rp50.000.000 = Rp200

Jadi, dividen per saham adalah Rp 200.

Sekarang, jika kamu memiliki 1.000 saham PT XYZ Tbk, kamu bisa menghitung total dividen yang akan kamu terima dengan mengalikan DPS dengan jumlah saham yang kamu miliki:

Total Dividen = DPS × Jumlah Saham yang Dimiliki

Total Dividen=Rp200×1.000=Rp200.000

Jadi, dengan memiliki 1.000 saham PT XYZ Tbk dan dividen per saham sebesar Rp 200, kamu akan menerima total dividen sebesar Rp 200.000.

Baca juga: Apa Itu Rights Issue Saham? Definisi, Contoh, dan Tujuannya

Saham yang Rajin Bagi Dividen

Untuk mengetahui saham dengan dividen tertinggi di Indonesia pada tahun 2024, kamu bisa melihat indeks IDX High Dividend 20 yang disediakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks ini mencakup 20 saham yang telah membagikan dividen tunai selama tiga tahun terakhir dan memiliki dividend yield yang tinggi.

Indeks ini sangat membantu bagi para investor yang mencari saham dengan dividen tinggi, karena mengukur kinerja harga dari saham-saham tersebut dan memastikan bahwa mereka secara konsisten membagikan dividen yang signifikan.

Baca juga: Underwriter Saham: Pengertian dan Fungsi Lengkapnya!

Sudah Paham Apa Itu Dividen Saham?

Nah, itu dia informasi lengkap terkait apa itu dividen saham mulai dari pengertian, cara menghitung, hingga daftar saham dengan dividen yield tinggi pada tahun 2024. Jadi, sekarang kamu sudah paham, kan?

Yuk, lanjutin bacaan kamu dengan membaca tulisan seputar keuangan lainnya dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti di blog cerdascuan.com sekarang juga!

Baca juga:  Apa Itu Kredit Konsumtif? Pengertian, Fungsi, dan Contohnya